Website owner hasn't paid for Site.pro services

If you are an owner of this website – please upgrade to remove ads

SMA vs Kuliah

 

Hai Kaulamuda! Nggak terasa nih kita sudah mau masuk ke tahun ajaran yang baru, 2017/2018. Artinya akan ada kelas baru, jadwal baru, dan adik tingkat baru dari SMA yang mungkin udah nggak sabar untuk menjalani kehidupan perkuliahan.

 

Sebelum benar-benar menghadapi kuliah yang sebenarnya, yuk lihat dulu apa aja sih bedanya masa SMA dan kuliah?

 

1. Jadwal yang nggak selalu penuh 

Saat SMA mungkin kita terbiasa untuk mengkuti jadwal dari jam tujuh pagi sampai tiga sore, selalu seperti itu selama seminggu. Tapi lain dengan kuliah, di masa ini kalian haru terbiasa dengan jadwal yang mungkin kosong di tengah.

Misalkan hari senin kamu punya jadwal dari jam tujuh sampai satu, di lain hari kamu hanya punya jadwal sampai jam sebelas. Atau malah, kamu ada kelas lagi di jam tiga.

 

2. Kelas kosong

 

Waktu jaman SMA, bisa jadi kalian berharap gurunya nggak masuk supaya nggak ulangan. Hayo ngaku! Tapi tidak dengan perkuliahan. Di sini kia harus tetap mengganti jadwal perkuliahan yang tidak dihadiri dosen tersebut. Bahkan kalian harus menggantinya sekalipun tanggal merah.

 

3. Tidak ada seragam

 

Umumnya di Indonesia semua pelajar SMA menggunakan seragam putih abu-abu dan sepatu hitam yang bikin kamu bosen. Sekarang, kamu bisa pakai baju warna-warni, bahkan rambut kamu pun bisa ikutan sewarna pelangi. Tentunya harus tetap sopan, ya.

 

Baca Juga : Tips Memilih Universitas di Jakarta

 

4. Pergaulan

 

Pergaulan kamu semasa kuliah bisa jadi semakin luas atau malah jadi anti-sosial. Nggak seperti SMA yang jumlah muridnya paling ratusan yang mungkin sudah kamu kenal dari TK, di kuliah akan ada ribuan orang dari berbagai fakultas dan jurusan dalam satu universitas. Bahkan dalam satu kelas besar kamu mungkin aja nggak kenal satu sama lainnya karena terlalu banyak orang.

Karena dari itu, penting untuk kamu untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan yang ada di universitas melalui UKM ataupun organisasi seperti BEM FE supaya kamu nggak jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang). Selain mendapat teman baru, tentunya kamu akan mendapat pengalaman-pengalaman baru yang belum pernah kamu alami selama di SMA.

 

5. Susun jadwal sendiri

 

Nggak seperti SMA yang jadwalnya sudah disusun oleh sekolah, di kuliah kamu bisa menyusun jadwalmu sendiri. Kamu bisa ambil kelas MKP yang kamu suka bareng sahabat kamu, bahkan kamu juga bisa susun kelas yang sama kaya gebetan. Tentu aja, kelas ini harus di sesuaikan juga dengan jumlah SKS yang kamu dapat. Untuk mahasiswa baru semester 1 biasanya jadwal sudah disusun dari pihak universitas dan baru bisa susun sendiri saat masuk semester 2. Kamu bisa tanya-tanya sama kakak senior sial dosen-dosen atau mata kuliah untuk semester selanjutnya.

 

6. Pengajar yang lebih bebas

 

Waktu di SMA dulu mungkin kamu yang dikejar-kejar oleh guru untuk melakukan remedial, tapi di kuliah dosen cenderung tidak peduli dengan hal-hal yang seperti itu karena mereka menganggap kamu sudah dewasa. Kamu yang harus menjadi proaktif saat ada tugas ataupun hal-hal yang menyangkut dosen tersebut. Selain itu, kamu mau masuk, bolos, titip absen, bahkan cuti sekalipun tidak akan dipedulikan dosen. Tapi ya ini balik lagi ke kamu. Kuliah bayarnya nggak murah, lho. Jadi kalau kamu sia-siakan, kamu juga yang rugi.

 

7. Tidak ada remedial

Di perkuliahan, kamu hanya akan mengenal dua jenis ujian; UTS dan UAS. Selebihnya nilai tambahan kamu berasal dari tugas-tugas, kuis, ataupun absensi—tergantung masing-masing dosen. Di Untar sendiri, syarat kelulusan setiap mata kuliah adalah C. Tentu saja itu akan sangat merugikan kalau sampai nggak lulus, apalagi di kuliah ini kamu nggak punya istilah remedial seperti SMA. Kamu harus mengulang di semester berikutnya atau ambil semester pendek—yang pastinya akan memotong liburan kamu.

 

8.Sistem Kredit Semester (SKS)

Ini nih, yang paling beda dan mungkin membingungkan untuk dijelaskan bagi anak SMA. SKS sama saja dengan jam pelajaran. Misalnya untuk satu pelajaran bobotnya 2 SKS atau 4 SKS. Setiap semester kita akan “dijatah” oleh universitas berdasarkan nilai yang kita peroleh di semester sebelumnya. Maksimal dalam satu semester kita bisa ambil hingga 24 SKS. Semakin banyak SKS yang kamu selesaikan, semakin cepat juga kamu akan lulus.

 

Memang kata orang masa SMA adalah masa-masa yang paling menyenangkan, tapi kuliah pun tidak kalah seru dengan SMA. Karena itu nikmati masa kuliah kamu selagi masih muda http://babangboy99.site.pro/.